Penerimaan Peserta Didik Baru untuk tahun ajaran baru tahun 2021-2022 sudah di depan mata. Bagi Anda yang ingin mengetahui peraturan mengenai penerimaan peserta didik baru tahun 2021-2022 bisa mendownload dan membaca dalam Permendikbud No 1 Tahun 2021 tentang PPDB tentang Penerimaan  Peserta  Didik  Baru  pada  Taman  Kanak-Kanak,   Sekolah   Dasar,   Sekolah   Menengah   Pertama,  Sekolah    Menengah    Atas,    dan    Sekolah    Menengah Kejuruan di bawah ini.

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
1. Taman   Kanak-Kanak   yang   selanjutnya   disingkat   TK adalah  salah  satu  bentuk  satuan  pendidikan  anak  usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan    program    pendidikan    bagi    anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun.
2. Sekolah  Dasar  yang  selanjutnya  disingkat  SDadalah salah   satu   bentuk   satuan   pendidikan   formal   yang menyelenggarakan    pendidikan    umum    pada    jenjang pendidikan dasar.
3. Sekolah  Menengah  Pertama  yang  selanjutnya  disingkat SMP adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang  menyelenggarakan  pendidikan  umum  pada  jenjang pendidikan  dasar  sebagai  lanjutan  dari  SD,  MI,  atau bentuk   lain   yang   sederajat   atau   lanjutan   dari   hasil belajar yang diakui sama atau setara SD atau MI.
4. Sekolah  Menengah  Atas  yang  selanjutnya  disingkat  SMA adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan    pendidikan    umum    pada    jenjang pendidikan  menengah  sebagai  lanjutan  dari  SMP,  MTs, atau  bentuk  lain  yang  sederajat  atau  lanjutan  darihasil belajar yang diakui samaatau setara SMP atau MTs.
5. Sekolah  Menengah  Kejuruan  yang  selanjutnya  disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang    menyelenggarakan    pendidikan    kejuruan    pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutandari SMP, MTs,  atau  bentuk  lain  yang  sederajat  atau  lanjutan  dari hasil  belajar  yang  diakui  sama  atau  setara  SMP  atau MTs.
6. Penerimaan Peserta    DidikBaru    yang    selanjutnya disingkat PPDBadalah  penerimaan peserta didikbaru pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
7. Data   Pokok   Pendidikan   yang   selanjutnya   disingkat Dapodik  adalah  suatu  sistem  pendataan  yang  dikelola oleh   Kementerian   Pendidikan   dan   Kebudayaan   yang memuat  data  satuan  pendidikan,  peserta  didik,  pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan yang datanya  bersumber  dari  satuan  pendidikan  yang  terus menerus diperbaharui secara online.
8. Pemerintah  Pusat  adalah  Presiden  Republik  Indonesia yang    memegang    kekuasaan    pemerintahan    negara Republik Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri  sebagaimana  dimaksud  dalam  Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
9. Pemerintah  Daerah  adalah  kepala  daerah  sebagai  unsur penyelenggara   Pemerintahan   Daerah   yang   memimpin pelaksanaan    urusan    pemerintahan yang    menjadi kewenangan daerah otonom.
10. Kementerian adalah kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

Pasal 3

Calon peserta didik baru TK harus memenuhi persyaratan usia:
a.
paling rendah 4 (empat) tahun dan paling tinggi 5 (lima) tahun untuk kelompok A; dan

b.
paling rendah 5 (lima) tahun dan paling tinggi 6 (enam) tahun untuk kelompok B.


Pasal 4


(1)
Calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD harus memenuhi persyaratan usia:
a. 7 (tujuh) tahun; atau
b.
paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

2) Dalam     pelaksanaan     PPDB,     SD     memprioritaskan penerimaan calon  peserta  didik  baru  kelas  1  (satu)  SD yang berusia 7 (tujuh) tahun.

(3) Persyaratan  usia  paling  rendah  sebagaimana  dimaksud pada  ayat  (1)  huruf  b  dapat  dikecualikan  menjadi  paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan bagi calon peserta didik yang memiliki:
a.kecerdasan dan/atau bakat istimewa; dan
b.kesiapan psikis.

(4) Calon  peserta  didik  yang  memiliki  kecerdasan  dan/atau bakat    istimewa    dan    kesiapan    psikis    sebagaimana dimaksud  pada ayat  (3) dibuktikan  dengan  rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
(5) Dalam  hal  psikolog profesional  sebagaimana  dimaksud pada    ayat    (4)    tidak    tersedia,    rekomendasi    dapat dilakukan oleh dewan guru sekolah yang bersangkutan.


Pasal 7

(1) Persyaratan usia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4 ayat (1), Pasal 5 huruf a,dan Pasal 6 ayat (1) huruf a dibuktikan dengan:

a.akta kelahiran;atau

b.surat keterangan lahir yang dikeluarkan olehpihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang sesuai dengan domisili calon peserta didik.

(2)
Persyaratan usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikecualikan untuk sekolah dengan kriteria:

a.menyelenggarakan pendidikan khusus;

b.menyelenggarakan pendidikan layanan khusus; dan

c.berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar


Selengkapnya silakan unduh ditautan ini

 

 


Baca Juga

Post a Comment