Back To Top

Passing Grade, SKD dan SKB dalam Tes CPNS 2018

Selamat Datang Di Web PNS Lowongan Kerja dan Kesehatan
Passing Grade, SKD dan SKB dalam Tes CPNS 2018

Sebagaimana diketahui bersama bahwa seleksi atau ujian CPNS tahun ini satu diantaranya menggunakan metode CAT atau Computer Assisted Test, untuk seleksi kompetensi dasar atau SKD, selain ada pula tes dengan metode lain seperti tes wawancara, tes kejiwaaan, psikotes, kesamaptaan dalam seleksi kompetensi bidang atau SKB. Khusus SKD maka bagi peserta wajib memenuhi syarat nilai minimal atau ambang batas atau bahasa kerennya passing grade untuk lanjut ke Seleksi tahap berikutnya dalam hal ini SKB.

Baiklah akan kita bahas satu persatu biar lebih paham terutama bagi yang baru akan ikut ujian CPNS tahun ini.

Apa itu Passing Grade/Ambang Batas dalam Ujian CAT CPNS 2018?


Ujian kelulusan CPNS khususnya tes, terdiri dari 2 tahapan utama yakni SKD dan SKB. Untuk SKD menggunakan metode CAT atau Komputer yang terhubung secara online. Jadi nanti peserta saat ujian CPNS tahap pertama (SKD) adalah menjawab soal pakai komputer. Nah disini saya kira sudah paham.

Nilai hasil tes tiap peserta tentu berbeda. Seperti nilai ulangan anak sekolah ada yang namanya nilai KKM atau kriteria Ketuntasan Minimal, ya jadi nilai passing grade itu kurang lebih seperti itu. Bedanya, jika nilai tes CAT kita kurang dari dari yang ditentukan oleh peraturan MenPAN RB, maka kita tidak bisa melanjutkan ujian CPNS tahap berikutnya atau Seleksi Kompetensi Bidang. Misalnya passing grade untuk guru adalah 60, jika nilai kita cuma 55 ya selesai sudah perjuangan menjadi CPNS tahun ini, coba lagi tahun berikutnya kalau ada kesempatan, hehehe. Jika passing grade 60 atau lebih, maka ada kemungkinan kita berhak melaju ujian tahap berikutnya atau Seleksi Kompetensi Bidang tersebut. Mengapa masih mungkin?  itu karena ada aturan jumlah peserta SKB maksimal 3 kali jumlah kuota jabatan yang ada. Penjelasan ada di bawah.

batas minimal passing grade cpns 2018

Berapa nilai ambang Batas yang telah ditentukan Menpan RB untuk CPNS 2018?


Untuk tahun 2018 ini nilai ambang batas kelulusan SKD telah diatur khusus dalam Peraturan MenPAN RB nomor 17 tahun 2018.

Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 meliputi:
a. Tes Karakteristik Pribadi (TKP);
b. Tes Intelegensia Umum (TIU); dan
c. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). 


Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Formasi Umum

Nilai ambang batas SKD Formasi Umum dan SKD Formasi Khusus dibedakan berdasarkan kebijakan Pak menteri, Adapun Nilai Passing Grade Seleksi Kompetensi Dasar untuk formasi umum adalah

a. 143 (seratus empat puluh tiga) untuk Tes Karakteristik Pribadi;
b. 80 (delapan puluh) untuk Tes Intelegensia Umum; dan
c. 75 (tujuh puluh lima) untuk Tes Wawasan Kebangsaan.

Bagi anda pelamar formasi umum, Jika nilai ambang batas Anda tidak memenuhi salah satu dari 3 tes diatas, maka Anda tidak lulus di tes SKD. Artinya The End alias tamat.

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar formasi khusus terbagi menjadi;

a. Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dan Diaspora paling sedikit 298 (dua ratus sembilan puluh delapan), dengan nilai TIU paling rendah 85 (delapan puluh lima);
b. nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Penyandang Disabilitas paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU serendah-rendahnya 70 (tujuh puluh);
c. nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Papua dan Papua Barat paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);
d. Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);

Beruntunglah ada kebijakan tersendiri bagi formasi khusus, khususnya penyandang disabilitas, putra putri papua dan honorer K-2 diturunkan passing gradenya. Hehehe... tapi ingat kalau nilai TIU dan nilai total atau salah satunya kurang dari passing grade artinya apa? ya nggak lulus tes SKD.


Seleksi Kompetensi Dasar Tes CPNS 2018


Sebagaimana disebutkan di atas Seleksi Kompetensi Dasar terdiri dari 3 macam, Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Pertanyaannya... Apa dan bagaimana materi soal dalam tes-tes tersebut? Berikut perinciannya.

1) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)


Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ditujukan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan peserta tes CPNS dalam mengimplementasikan:
a) Nasionalisme;
b) Integritas;
c) Bela Negara;
d) Pilar negara;
e) Bahasa Indonesia;
f) Pancasila;
g) Undang-Undang Dasar 1945;
h) Bhinneka Tunggal Ika; dan
i) Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem Tata Negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).

Jadi soal-soal ujian CPNS dalam TWK ini tidak terlepas dari hal-hal di atas.

2) Tes Intelegensi Umum (TIU)

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)  dimaksudkan untuk menilai:
a) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan;
b) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka;
c) Kemampuan figural yaitu kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram;
d) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis; dan 
e) Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Menurut saya soal-soal dalam TIU ini yang paling sulit, soalnya mesti mikir panjang dan bukan hafalan, dan disinilah nilai peserta ujian banyak yang jatuh.
Nah bagi yang suka menyebar hoax, kalau ikut tes CPNS, bisa-bisa nilai anda jatuh disini, hahahaha apa hubungannya ya? Trus lanjut

3) Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) ini biasanya bersifat teoritis, ya lebih gampang lah dibanding 2 tes diatas. Soal-soal ujiannya meliputi masalah sbb;

a) Pelayanan publik;
b) Sosial budaya;
c) Teknologi informasi dan komunikasi;
d) Profesionalisme;
e) Jejaring kerja;
f) Integritas diri;
g) Semangat berprestasi;
h) Kreativitas dan inovasi;
i) Orientasi pada pelayanan;
j) Orientasi kepada orang lain;
k) Kemampuan beradaptasi;
l) Kemampuan mengendalikan diri;
m) Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
n) Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
o) Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; dan
p) Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain

Nilai hasil Ujian SKD biasanya langsung muncul setelah kita menyeleasikan tes CAT ini. Jadi kita tau berapa nilai SKD kita. Sedangkan pengumuman resmi bisa diumumkan lewat website instansi atau kantor BKD/BKPP setempat.

Kelulusan SKD dan Kelolosan ke Tahap Tes SKB

Di atas sudah dijelaskan tentang apa dan bagaimana itu SKD, untuk kelulusan SKD, jika nilai ambang batas atau passing grade peserta tes CPNS tidak memenuhi standar yang telah ditentukan maka jelas, jawabannya adalah Tidak Lulus dan SELESAI DEH, Jika memenuhi passing grade maka ada kemungkinan lanjut ke Ujian selanjutnya atau SKB.

Bagaimana penentuan lolos tidaknya ke SKB?

Misalnya ada 100 peserta tes dalam satu jabatan yang sama, kemudian ada 25 peserta yang lulus passing grade SKD, maka tidak semuanya lanjut bisa ikut tes SKB. Penentuan jumlah peserta tes SKB harus berdasarkan jumlah jabatan atau kuota jabatan yang ada. Mislnya kuota ada 5 jabatan, maka yang yang berhak ikut tes SKB adalah 3 kali 5 jumlah jabatan atau  15 peserta dengan nilai teratas. Silakan dibuka an dibaca kembali peraturan menteri PAN RB 36 tahun 2018 pada bagian Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil. So silakan ditarik sendiri kesimpulannya.
Oke kita lanjut ke SKB.

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)


Seleksi Kompetensi Bidang berbeda dengan SKD dimana ujian atau tes dalam SKB menjurus kepada bidang formasi jabatan yang kita ikuti. Khusus instansi pusat Selain menggunakan metode CAT, SKB juga ditambah dengan tes lain seperti tes potensi akademik, tes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik/kesamaptaan, psikotes, tes kesehatan jiwa, dan/atau wawancara sesuai yang dipersyaratkan oleh jabatan. Instansi bisa menggunakan metode di atas minimal 2 macam tes plus tes dengan CAT.

Adapun instansi daerah wajib menggunakan CAT dalam SKB kecuali ada jabatan yang bersifat khusus dan teknis . Misalnya jabatan yang diambil adalah Pranata Komputer,  memnggunakan tes praktik kerja.


Oke deh saya kira itu saja dulu bahasan mengenai passing grade, SKD dan SKB. Jadi bagi anda yang memutuskan untuk mendaftar tes CPNS, persiapkan berkas persyaratan pendaftaran CPNS aja dari sekarang dan kalau perlu pelajari contoh soal TES jenis SKD aja dulu deh. Karena disitu persaingan cukup tinggi. Nanti kita lanjut pembahasan bagaimana pengolahan hasil tes dan penentuan kelulusan CPNS 2018.






Jika bermanfaat Silakan share di FB, Tweet maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google Info Guru, Kabar CPNS, Tes CPNS, Lowongan Kerja,