Cuti Tahunan PNS dan Cara Mengajukan Cuti Tahunan

Cuti adalah keadaan tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu. Cuti PNS yang paling nyata akan ditemui oleh PNS adalah cuti tahunan. Apa itu cuti tahunan? Cuti tahunan adalah cuti yang diberikan kepada PNS dan calon PNS yang telah bekerja paling kurang I (satu) tahun secara terus menerus. Artinya setiap tahun PNS bisa mengajukan cuti tahunan.

Lama cuti tahunan adalah 12 hari kerja. Dalam PP nomor 11 tahun 2017 disebutkan mengenai cuti tahunan ini pada Bab XII pasal 311 hingga pasal 315.

Ketentuan mengenai Cuti Tahunan PNS 

Cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun yang bersangkutan, dapat   diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 hari termasuk  dalam tahun yang berjalan. (pasal 313)
Cuti tahunan yang tidak diambil lebih dari 2 (dua) tahun berturut-turut,  dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan. (pasal 313)
peraturan mengenai cuti tahunan PNS
cuti tahunan PNS
peraturan mengenai cuti tahunan PNS
cuti tahunan PNS

Dalam hal hak atas cuti tahunan yang akan digunakan di tempat yang sulit perhubungannya, jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 12 (dua belas) hari kalender (pasal  312)

PNS yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan. (pasal 315). Artinya tidak ada Cuti Tahunan bagi PNS yang bekerja sebagai Guru maupun Dosen.



Contoh pemberian Cuti tahunan.



Sdr. Julak Ganteng SH NIP. 196303121991021005 dalam tahun 2018 tidak mengajukan permintaan cuti tahunan. Pada tahun 2O19 yang bersangkutan mengajukan permintaan cuti tahunan, untuk tahun 2O18 dan tahun 2O19.

maka PNS yang bersangkutan dapat diberikan berikan cuti tahunan kepada paling lama 18 (delapan belas) hari kerja. Sedangkan Sisa hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun bersangkutan (2019) dapat digunakan pada tahun berikutnya paling banyak 6 (enam) hari kerja



Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan 2 (dua) tahun atau lebih berturut-turut, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan dalam tahun berjalan.

Sdr. Saputra NIP. 198009252004021004 pada tahun 2018 dan 2019 tidak mengajukan permintaan cuti tahunan. Pada tahun 2O2O mengajukan cuti tahunan untuk tahun 2018, 2O19, dan 2O2O. Maka Pejabat Yang Berwenang dapat memberikan cuti tahunan untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja, termasuk cuti tahunan dalam tahun 2O2O.

Cara Mengajukan Cuti Tahunan bagi PNS


Peraturan atau Juknis pengajuan cuti diatur dalam edaran Peraturan BKN no 24 tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS.

Untuk mengajukan cuti tahunan, PNS bisa mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah kabupaten/kota/propinsi masing-masing. Nanti kita akan diberikan formulir permintaan pengajuan cuti  tahunan (contoh format unduh disini) dan kartu cuti PNS. Dengan membawa kelengkapan berkas seperti di bawah ini.

Silakan download format file word nya di tautan ini





Syarat berkas pengajuan cuti tahunan PNS


Syarat :
    Berstatus Pegawai Negeri Sipil;
    Telah memenuhi bekerja selama 1 (satu) tahun secara terus-menerus;
    Mengajukan permohonan izin cuti pada atasan langsungnya.

Kelengkapan berkas :
    Melampirkan Surat Permohonan Izin Cuti tahunan;
    Fotokopi SK Pangkat terakhir;
    Fotokopi cuti tahunan sebelumnya;
    Fotokopi SK Jabatan.

Jika pengajuan cuti diterima maka PNS ybs akan diberikan Surat Ijin Cuti Tahunan yang nampak sebagai berikut.

Demikian tadi mengenai cuti tahunan PNS dan cara mengajukan cuti tahunan PNS. Peraturan atau juknis mengenai pemberian cuti PNS secara lengkap bisa dilihat pada peraturan BKN nomor 24 tahun 2017 atau bisa diunduh disini.  

0 Response to "Cuti Tahunan PNS dan Cara Mengajukan Cuti Tahunan "

Posting Komentar