Keberadaan Peserta Didik di aplikasi dapodik sangat penting mengingat jumlah peserta didik menjadi patokan pencairan dana BOS Pusat. Bayangkan jika 1 orang PD saja tidak terdata di dapodik, sekolah akan "kehilangan" dana BOS ratusan ribu bahkan jutaan dalam 1 tahun. Sebagaimana diketahui, cut off penarikan data dapodik sebagai basis pencairan dana BOS adalah setiap 6 bulan sekali.  Jadi sebagai operator sekolah punya kesempatan 2 kali dalam setahun untuk menyesuaikan data siswa untuk kepentingan dana BOS, yakni di tiap awal semester.

Dan salah satu tugas operator dapodik yang paling banyak dikerjakan adalah pada bagian peserta didik. Data tersebut tentunya harus terupdate, baik pada saat awal tahun ajaran baru hingga berakhirnya tahun ajaran. Satu pekerjaan utama pada peserta didik adalah menambahkan peserta didik ke dalam aplikasi. Baik peserta didik baru (kelas 1, 7, maupun 9), siswa pindahan dari sekolah lain, maupun memasukkan kembali siswa yang terlanjur atau tidak sengaja dikeluarkan dari aplikasi dapodik.

Baiklah kita lanjutkan bagaimana cara memasukkan siswa atau peserta didik baru di dapodik.

1. Memasukkan siswa baru

Yang dimaksud disini adalah memasukkan siswa baru kelas 1 SD, kelas 7 (SMP), dan kelas 9 (SMA)

Karena admin bekerja di SD, maka disini akan ditulis mengenai cara memasukkan siswa kelas 1 SD. Ada 2 metode memasukkan siswa kelas 1 di dapodik yakni dengan cara langsung di dapodik dan secara online, atau tarik data dari sekolah asal (dari TK/PAUD yang sudah diinput di aplikasi dapo PAUD)


Cara Input data Kelas 1 SD Secara Langsung di Dapodik


Login ke aplikasi Dapodik
Klik Menu Peserta Didik > Peserta Didik > Klik Tambah Siswa Kelas 1 SD

Kemudian isi secara lengkap data siswa kelas 1. Jika dirasa lengkap kemudian Klik Save and Close


input siswa kelas 1
Pilihan input data siswa secara manual ini jika siswa kelas 1 ybs belum pernah mengenyam bangku pendidikan di PAUD/ Taman Kanak-Kanak. Jika siswa tersebut lulusan TK sebaiknya pakai cara tarik PD secara online.

Cara Tarik Data Siswa Kelas 1 Secara Online



Untuk melakukan penarikan data siswa kelas 1 secara online adalah pilihan jika siswa ybs adalah lulusan PAUD/Taman Kanak-kanak, jika tidak pernah sekolah TK maka wajib input manual cara pertama di atas.

Pertama siapkan data siswa, terutama ijazah TK.
Login ke laman web https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
tarik data siswa kelas 1 online
tarik data siswa kelas 1 online


Untuk login ke laman ini dibutuhkan akun dapodik (user email dan password yang sama dengan dapodik) Lalu klik Kelola Data Sekolah lalu Klik Kelola Data Pokok

Jika gagal login, penyebabnya biasanya karena penggantian password dapodik. Silakan gunakan password dapodik yang pernah dipakai sebelumnya.

Akan muncul beberapa menu seperti Sekolah, Prasarana, Guru dan Tendik dan Peserta Didik.
Klik Peserta Didik > Klik Tambah Peserta Didik

tarik pd online

Perhatikan tampilan di atas, Sumber data pilih Tarik PD Dapodik
Lihat ijazah TK siswa ybs, pastikan  asal Propinsi, Kabupaten, kecamatan dan Nama asal sekolah serta tahun lulus di ijazah. Kemudian klik Tampilkan

Selanjutnya adalah yang paling penting lakukan dengan seksama
cara tarik siswa dari taman kanak kanak

Setelah klik Tampilkan maka akan muncul daftar nama siswa dari TK yang dipilih,
Ketik nama di pencarian misalnya Bagus, Akan muncul nama siswa yang mengandung kata Bagus

Jika yakin centang nama siswa, Pilih Rombel Tujuan PASTIKAN KELAS 1.
Jika sudah yakin benar Klik Simpan.

Dengan mengklik Simpan, maka siswa tersebut masuk ke server data dikdasmen sekolah kita, namun belum masuk ke aplikasi dapodik. Nah agar siswa masuk ke aplikasi dapodik, maka harus dilakukan sinkronisasi. Saat sinkronisasi perhatikan apakah ada data yang masuk ke local. Dan cek siswa yang ditarik tadi di menu peserta didik. Proses tarik data siswa dari PAUD selesai.

Cara menarik data siswa pindahan dari sekolah lain.


Di awal tahun pembelajaran tidak sedikit operator yang disibukkan dengan data siswa baru termasuk mutasi masuk atau keluar. Untuk siswa mutasi masuk tentunya kita harus menarik secara online dengan catatan siswa tersebut sama-sama dari Kemdikbud, namun jika siswa tersebut berasal dari lembaga Kemenag seperti MI, MTs ataupun MA maka ada prosedur yang berbeda untuk melakukan penambahan siswa di dapodik.

Cara tarik PD Mutasi Masuk sekolah Kemdikbud


Misalnya kita sebagai operator dapodik di SD, ada siswa mutasi masuk dari SD lain maka bisa melakukan perpindahan dan penarikan data siswa secara online.  Cara-caranya hampir sama seperti cara menarik data siswa kelas 1 tadi.

Operator Login ke https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/

Klik menu Peserta Didik > Pilih Tambah Peserta Didik > Klik Pindah/Mutasi
Pilih Asal propinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan dan nama sekolah, JANGAN LUPA memilih rombel tujuan.
Kemudian ketikkan Nama siswa di pencarian. Jika ada namanya muncul, lakukan klik centang, Lalu klik Simpan.

cara tarik data siswa secara online

Jika nama siswa tidak muncul, kemungkinan besar siswa yang bersangkutan belum dikeluarkan dari aplikasi dapodik sekolah asal. Dan sekolah asal juga harus melakukan sinkronisasi setelah mengeluarkan peserta didik dari dapodik. Jika sudah sinkron, maka dalam jangka waktu 5 menit biasanya sudah bisa kita melakukan tarik PD online siswa mutasi tadi. Dari sinilah pentingnya sekolah ketika menerima siswa pindahan, siswa tersebut sudah dikeluarkan dari dapodik dengan tanda bukti surat tanda bukti telah mengeluarkan siswa dari dapodik yang bisa dicetak di laman https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. Karena kebanyakan siswa pindahan siswa tersebut tidak dikeluarkan lebih dulu dari dapodik sekolah asal. Sehingga saat mau tarik PD online kita kesulitan menghubungi operator dapodik sekolah asal.


Memasukkan siswa Pindahan dari Sekolah Kemenag

Ada prosedur berbeda jika ada siswa pindahan masuk dari sekolah kemenag, misalnya dari MI, yakni kita harus melapor ke admin dapodik kabupaten/kota. Atau bisa mengarahkan orangtua yang bersangkutan ke dinas pendidikan dengan membawa persyaratan yang ada.

Pertama login di https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/sp/
Klik Menu Peserta Didik > Tambah Peserta Didik > Peserta Didik Baru

Pada Sumber Data Pilih Tambah PD di Luar Dapodik
Ketik Nama Lengkap Sesuai Akta Kelahiran, Jenis Kelamin, NIK, NISN (jika belum ada NISN ketikkan angka 0 sampai akhir) dan seterusnya. Terakhir Klik Simpan.

Jika sudah disimpan, silakan lapor ke admin dapodik Dinas Pendidikan. Jika sudah di approve, operator dapodik wajib melakukan sinkronisasi. Maka data siswa akan masuk ke Dapodik, dan lakukan perubahan/penambahan data siswa di aplikasi dapodik.

memasukkan siswa mutasi dari MI MTs MA

Jika berhasil maka muncul nama siswa yang telah ditambahkan dari luar dapodik. Demikian cara menambahkan siswa mutasi masuk di luar dapodik.


Demikian tadi beberapa cara menambah atau memasukkan siswa di dapodik, baik itu karena mutasi pindah, maupun siswa baru di sekolah.

Post a Comment